Menyusuri Hidden Gem Pantai Jogan di Gunungkidul: Dengan Sentuhan Halus Air Terjun Bak Selendang

Jika kamu memiliki kesempatan mengunjungi Gunungkidul yang ada di Selatan Yogyakarta, jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Jogan dengan pesonanya yang mempesona. Masih belum banyak orang yang mengetahui pantai dengan kondisi alamnya yang asri dan menawan ini.

Itulah sebabnya pantai dengan air terjun dan tebing gunung kapur ini terlihat seperti hidden gem yang wajib kamu kunjungi. Untuk mencapai pantai ini sebenarnya aksesnya tidak terlalu sulit karena jalanannya sudah beraspal dan petunjuk arahnya yang berupa papan kayu sudah terlihat bahkan saat pengunjung sedang berada di pos Pantai Siung.

Namun, orang-orang sering merasa menyerah terlebih dahulu saat melihat jalan setapak yang tidak jauh dari pos Pantai Siung dengan dua sungai kecil di sisi kirinya. Seolah Pantai Jogan terpencil dan memiliki medan yang sulit untuk dilalui para pendaki pemula ini.

Namun, kamu tidak pernah tahu saat sampai di muara dari sungai-sungai kecil tadi. Air terjun yang menjadi muaranya itu akan membawa kita menuju jalur curam dan licin di bawah untuk sampai ke pantai indah tersembunyi yang akan memberikan kesegaran seketika.

Hidden Gem Dengan Fasilitas Standar

Hidden Gem Dengan Fasilitas Standar

Pengelola Pantai Jogan masih tetap memperlakukan pantai ini selayaknya hidden gem atau tempat teduh tersembunyi di mana belum banyak orang yang mengetahui.

Oleh karena itu, mereka hanya menyediakan fasilitas standar yang setidaknya dapat membantu pengunjung untuk buang hajat dengan lebih nyaman, makan sampai kenyang, dan berteduh di teriknya matahari dengan menyiapkan gazebo.

Jika kamu mengharapkan hidden gem di Gunungkidul ini menyediakan gazebo yang seperti kebanyakan pantai terbuka lainnya, maka kamu telah datang di tempat yang kurang tepat.

Gazebo di sini sederhana saja dan hanya mementingkan fungsi. Sementara, konsep pantai yang terbuka dan tersembunyi masih terus dilestarikan oleh pihak pengurus.

Jam Operasional dan Harga Tiket Masuk ke Pantai Jogan

Hari
Jam Operasional
Harga Tiket Masuk
Parkir
MotorMobil
Senin08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Selasa08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Rabu08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Kamis08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Jumat08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Sabtu08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000
Minggu08.00 WIB – 18.00 WIBRp 5.000Rp 2.000Rp 5.000

Pantai yang mulai buka pukul 8 pagi sampai 6 sore setiap hari ini memiliki waktu-waktu tertentu dimana pengunjung bisa nyaman berada di pantainya. Pagi hari tentu sangat nyaman melakukan perjalanan ke pantai ini karena jalanan masih sepi dan udara belum banyak bersatu dengan buangan gas kendaraan bermotor.

Namun, lebih baik jika kamu datang ke Pantai Jogan dalam kondisi cuaca cerah, tidak gelap karena awan mendung, dan tidak hujan. Namun cuaca cerah itu bukan karena kamu berada di musim kemarau ya. Karena jika kamu datang saat musim kemarau, kamu tidak akan bisa menemukan air terjun yang deras.

Air terjun di pantai ini menjadi sumber air yang diandalkan masyarakat sekitar untuk pengairan pada saat musim kemarau. Sementara itu, cuaca di Gunungkidul terkadang cerah lalu beralih menjadi berawan sehingga jalanan menjadi tidak terlalu terlihat.

Jalan setapak yang akan kamu lalui untuk menuju Pantai Jogan jadi bisa lebih berbahaya jika kamu kurang berhati-hati. Beberapa pengunjung memilih waktu berkunjung di akhir musim kemarau.

Yaitu sekitar bulan April sampai Juni atau sekitar bulan Desember ke Januari pada saat terjadi puncaknya musim hujan karena mereka ingin melihat pertunjukan alam yang memuaskan dari air terjun yang mengalir deras menuju ke pantai.

Air terjun di pantai ini dikenal juga dengan air terjun pengantin di mana ada mitos yang katakan jika pengunjung mandi di bawah air terjunnya maka akan terjadi pernikahan yang kokoh selamanya. Namun, itu hanya sekadar mitos yang bisa kamu percaya atau tidak.

Lokasi dan Rute Pantai Jogan

Lokasi Pantai Jogan memang terletak di Jalan Pantai Siung tepatnya di Dusun Wates, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Rute yang pengunjung lalui untuk mencapai ke pantai ini akan mirip dengan pantai-pantai di dekatnya seperti Pantai Siung dan Pantai Nglambor. Pengunjung biasanya berangkat dari Kota Solo, Klaten, atau pusat kota Yogya.

Lokasi dan Rute Pantai Jogan
(sumber gambar: GoogleMaps_Yusuf Qu)

Rute Stasiun Tugu

Banyak juga yang memulai perjalanan dari Stasiun Tugu dengan jarak mencapai 75 km dan waktu tempuh menggunakan kendaraan pribadi selama kurang lebih 2 jam perjalanan. Kamu sebaiknya membawa kendaraan pribadi seperti mobil, motor, atau bus karena transportasi umumnya belum memadai di sini.

Dari Stasiun Tugu kamu bisa langsung melewati Jalan Laksda Adi Sucipto menuju Piyungan kemudian Pathuk, Lanud Gading, hingga Baron sejauh 15 km. Setelah itu kamu akan sampai di Jalan Pantai Selatan hingga masuk area Pantai Siung. Dari Pantai Siung kamu akan dengan mudah menemukan petunjuk jalan menuju Pantai Jogan.

Rute Kota Solo

Kamu yang memulai perjalanan dari Kota Solo bisa langsung meng ikuti arah petunjuk jalan yang ada di maps menuju Praci lalu ke Kecamatan Rongkop untuk menuju ke Nglindur. Setelah itu kamu akan menemukan pertigaan di mana ada sebuah tugu di tengah.

Ambil belokan kanan menuju ke arah Jepitu hingga sampai ke Simpang Tiga Winangun. Kemudian kamu harus ambil belokan ke kiri untuk menuju ke pos Pantai Jogan. Di pos itu kamu harus membayar retribusi pantai sebesar sepuluh ribu rupiah per orang di luar biaya parkir.

Rute Kota Solo
(sumber gambar: Google_Travel Kompas)

Rute Klaten

Untuk kamu yang berangkat dari Kabupaten Klaten pasti akan melewati rute Kecamatan Semanu lalu Giripanggung, Sumberwungu hingga ke Klayu Blekonang Winangun sebelum akhirnya sampai di pos retribusi pantai.

Namun, jika kamu setelah melewati Giripanggung langsung belok ke Cuelo, maka kamu bisa ambil belokan ke arah selatan sampai melewati Winangun. Dari Winangun kamu bisa langsung terus jalan sampai akhirnya tiba di pos retribusi.

Rute Kota Yogya

Perjalanan favorit untuk para pengunjung menuju Pantai Jogan dan dua pantai di dekatnya berawal dari pusat Kota Yogya. Mereka akan menuju Piyungan untuk lanjut ke Kecamatan Wonosari dan terus ambil arah Selatan menuju Pantai Baron.

Kemudian mereka akan menemukan pertigaan Desa Mulo. Selanjutnya mereka harus berbelok ke kiri menuju Jalan Jalur Mentel, Bintaos, Tepus, hingga sampai di pertigaan Winangun.

Dari pertigaan ini mereka hanya perlu ambil kanan lalu berjalan terus sampai ada pertigaan lagi. Dari sana kemudian ambil arah kanan lagi hingga sampai ke pos retribusi Pantai Siung. Di pos ini akan terlihat papan petunjuk arah menuju Pantai Jogan.

Rute Kota Yogya

Setelah Pos Retribusi Pantai Siung Menuju Pantai Jogan

Dari pos retribusi Pantai Siung, kamu masih harus meneruskan perjalanan melalui jalanan beraspal yang mulus dengan beberapa belokan jembatan lembah karst. Tidak lama kemudian, kamu akan menelusuri jalan setapak sejauh 400 meter dengan aliran sungai kecil di sebelah kiri yang akan mengantar kamu sampai di Pantai Jogan.

Kamu akan melihat tebing-tebing setinggi kurang lebih 12 meter yang tampak kuat saat dipijak pertama kali menginjakkan kaki di Pantai Jogan. Cobalah untuk berdiri di atas tebingnya untuk menyaksikan pertunjukan alam yang menarik dari air terjun di bawahnya. Semua rasa lelah kamu pasti akan terbayar hanya dengan melihat pemandangan yang tidak biasa itu.

Begitu air terjun yang merupakan muara dari sungai-sungai kecil yang kamu lalui tadi itu ternyata menyambut para pengunjung yang akan menikmati keindahan Pantai Jogan. Seperti selendang putri dari kahyangan yang beterbangan ditiup angin pantai yang berhembus melewati tebing.

Rute Lengkap Menuju Lokasi Pantai Jogan:

Alamat: Jl. Pantai Siung, Pantai, Purwodadi, Kec. Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55881

Bermain Air Terjun Suatu Kewajiban

Bermain Air Terjun Suatu Kewajiban

Kamu mungkin akan tertarik untuk bermain di sekitar air terjun saat melihat liukan selendang putih airnya turun dari atas. Ini merupakan air terjun ikonik di Pantai Jogan dimana tidak banyak pantai yang memilikinya.

Kamu bisa menuruni tangga bambu yang super licin untuk bisa turun ke air terjunnya. Dari bawah air terjun ini kamu akan leluasa melihat indahnya pemandangan laut yang biru, langit yang cerah, dan pantai yang dihiasi batu karang.

Pantai ini tidak memiliki pasir dan sebagai gantinya hanya batu-batu karang yang terbentuk indah di pinggirnya. Selain tangga bambu yang licin, kamu akan menemui kesulitan lain saat turun ke air terjun yaitu serbuan kepiting-kepiting kecil yang ada di bebatuan karang.

Mereka tidak sengaja menyerbu hanya berjalan secara natural saja. Hati-hati jika kamu menginjaknya. Dan sebaiknya kamu tidak bermain air terjun di sini pada saat air sedang pasang karena lokasinya akan menghilang terendam air laut.

Setelah puas bermain di air terjun, kamu pasti ingin turun ke Pantai Jogan melalui tebing yang sudah dilengkapi papan kayu sebagai pegangan. Jika kamu berpikir cukup beresiko dan cukup melelahkan bagi diri sendiri untuk menikmati pantai dengan bebatuan karang langsung di bawah, maka sebaiknya kamu tetap berada di atas tebing atau di air terjun.

Silakan menikmati keindahan pantai dari sana saja. Namun, jika kamu tertantang untuk menuruni tebing yang curam dan licin atau rappelling, maka kamu bisa mulai melakukan dengan mempersiapkan beberapa hal seperti di bawah ini:

Menuruni Tebing Pantai Jogan
(sumber gambar: GoogleMaps_fansboy_alaala)

1. Dengan Alas Kaki atau Tidak

Sebagian pengunjung memilih untuk bertelanjang kaki saat menuruni tebing di Pantai Jogan karena merasa itu lebih nyaman dan anti slip. Namun, kamu harus ekstra siaga jika bertelanjang kaki karena kepiting-kepiting kecil bisa jadi mencubiti kaki kamu secara perasaanah.

Jika pada akhirnya kamu pilih menggunakan alas kaki, maka pilihlah yang berbahan anti slip dengan tombol-tombol kasar kecil di bawah solnya.

2. Pakaian Yang Sesuai

Gunakan pakaian yang mudah menyerap keringat sekaligus tidak terlalu tampak lusuh saat tersiram air besar. Meskipun nantinya kamu akan berganti pakaian dengan yang kamu bawa di tas, sebaiknya persiapkan lebih awal pakaian dengan bahan yang sesuai dengan kaos atau katun dan jaket parasut.

Pakaian Yang Sesuai

3. Perlengkapan Pribadi

Kamu harus menggunakan helm dari atas tebing untuk meminimalisir luka saat terjatuh nanti. Karena resiko terjatuh saat menuruni tebing curam dan licin itu cukup tinggi. Belum lagi saat jatuh kamu akan diserbu kepiting kecil yang bisa membuat kamu terlonjak kaget.

4. Ketahanan Fisik

Fisik kamu harus benar-benar kuat saat menuruni tebing agar tidak drop saat harus kembali ke atas usai bermain di Pantai Jogan. Jika mungkin sebelumnya kamu kelelahan usai perjalanan panjang menuju Pantai Siung.

Kamu bisa pulihkan tenaga dulu dengan duduk, beristirahat sambil menyantap makanan dan minum minuman energi. Yang terpenting jangan memaksakan diri jika kamu tidak kuat menuruni tebing itu.

Ketahanan Fisik

5. Koordinasi Dengan Instruktur

Saat melakukan rappelling, kamu sebaiknya selalu berkoordinasi dengan instruktur mengenai cara-cara menuruni tebing dengan aman dan standar alat pengaman yang sudah berstandar internasional. Bahkan sesaat setelah sampai kamu harus terus bertanya berkaitan dengan kondisi fisik kamu saat itu.

Sunset Yang Tidak Pernah Padam di Pantai Jogan

Sunset Yang Tidak Pernah Padam di Pantai Jogan
(sumber gambar: GoogleMaps_Khoerul Anam)

Naiklah ke atas tebing tebing tersembunyi di Pantai Jogan untuk bisa melihat geliat alam yang lain saat senja datang. Tebing ini sering disebut Widangan oleh warga sekitar karena dari sini orang-orang akan dapat melihat gulungan ombak yang berkejaran dan seolah menyapu pandangan akan pemandangan dua pulau yang letaknya tidak jauh dari pantai.

Jarak tebing ini hanya sekitar 500 meter saja dan kamu akan diantarkan oleh pemandu wisata sebelum pukul 5 sore. Tunggulah beberapa saat hingga matahari benar-benar menghilang seolah ia ditelan oleh ujung laut yang sangat jauh.

Setelah matahari pergi, semburat keindahan warna senja masih tampak jelas di langit. Inilah saatnya kamu mengangkat lagi kamera untuk mengabadikan langit senja itu hingga seakan sunset di Pantai Jogan tak pernah padam di mata kamu.

Bermalam di Pantai Jogan

Bermalam di Pantai Jogan

Kamu dapat menghabiskan malam di pantai ini dengan mendirikan tenda di sekitar pantai. Jangan lupa untuk meminta izin terlebih dahulu sebelum mengeluarkan tenda ya. Setelah tenda berdiri kokoh, kamu bisa membuka kotak perbekalan yang akan mengisi tubuh kamu supaya berenergi lagi.

Jika tidak sempat menyiapkan bekal, kamu bisa membeli makanan enak di warung sekitar Pantai Jogan yang menjual berbagai hidangan laut seperti kepiting dan olahan ikan bakar, mie instan, dan makanan ringan lainnya.

Kemudian, kamu juga bisa menggunakan toilet yang bersih di sekitaran pantai ini sehingga kegiatan buang hajat tidak akan mengganggu keseruan camping di pantai kamu bersama teman-teman.

Rekomendasi Penginapan Dekat Pantai Jogan, Yogyakarta

Pantai Jogan adalah salah satu pantai yang indah di Yogyakarta, jadi ada beberapa penginapan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menginap dekat pantai tersebut. Berikut beberapa rekomendasi penginapan yang dapat kamu pertimbangkan:

1. The Royal Joglo

The Royal Joglo
(sumber gambar: Agoda)

Nikmati kenyamanan maksimal di The Royal Joglo yang terletak di Ngestirejo, wilayah Bedoyo. Properti ini tidak hanya dekat dengan atraksi menarik dan pilihan restoran yang menggugah selera, tetapi juga hanya beberapa langkah dari pantai terkenal, Baron Beach.

Segera cicipi sensasi berenang di kolam renang luar ruangan yang disediakan untuk kenyamanan kamu. Waktu check-in pukul 14.00 dan check-out pukul 12.00. Fasilitas yang tersedia meliputi resepsionis 24 jam, shuttle bandara, fasilitas untuk hewan peliharaan, tempat parkir mobil, WiFi gratis di semua kamar, laundry, dan WiFi di tempat umum.

KeteranganKapasitasHarga
1 Kamar2 OrangRp 264.787 per malam

2. Penginapan Putra Darma

Penginapan Putra Darma
(sumber gambar: Agoda)

Penginapan Putra Darma, sebuah penginapan yang strategis terletak di Tepus, wilayah Bedoyo, menawarkan akses mudah ke atraksi populer dan pilihan restoran lezat. Jangan lewatkan kunjungan kamu ke Baron Beach yang ikonik sebelum pulang.

Waktu check-in mulai pukul 14.00 dan check-out hingga pukul 13.00. Fasilitas yang disediakan meliputi resepsionis 24 jam, tempat parkir mobil, laundry, ruang keluarga, toko serba ada, layanan kebersihan harian, dan properti bebas asap rokok.

KeteranganKapasitasHarga
1 Kamar2 OrangRp 197.367 per malam

3. Radika Paradise Villa & Cottage

Radika Paradise Villa & Cottage
(sumber gambar: Agoda)

Rasakan kenyamanan tinggal di Radika Paradise Villa & Cottage yang terletak di Tepus, wilayah Bedoyo. Properti ini menjanjikan kemudahan akses ke atraksi menarik dan opsi restoran yang lezat. Jangan lupa kunjungi Baron Beach yang terkenal sebelum pulang.

Waktu check-in mulai pukul 14.00 dan check-out pukul 12.00. Fasilitas yang tersedia termasuk tempat parkir mobil, resepsionis 24 jam, kolam renang luar ruangan, restoran, layanan kamar, ruang keluarga, dan fitur keselamatan/keamanan.

KeteranganKapasitasHarga
1 Kamar2 OrangRp 580.000 per malam

4. Sandhya Giri Beach Resort Watukodok

Sandhya Giri Beach Resort Watukodok
(sumber gambar: Agoda)

Rasakan pesona menginap di Sandhya Giri Beach Resort Watukodok yang terletak di Kemadang, wilayah Bedoyo. Properti ini menawarkan akses mudah ke atraksi menarik dan pilihan restoran yang menggugah selera. Jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keindahan Baron Beach yang terkenal.

Waktu check-in mulai pukul 14.00 dan check-out pukul 12.00. Fasilitas yang tersedia termasuk tempat parkir mobil, WiFi gratis di semua kamar, ruang keluarga, akses langsung ke pantai, dan kamar serta properti bebas asap rokok.

KeteranganKapasitasHarga
1 Kamar2 OrangRp 840.000 per malam

5. Omah Sundak

Omah Sundak
(sumber gambar: Agoda)

Temukan kesejukan dan kenyamanan di Omah Sundak yang berlokasi di Sidoharjo, wilayah Bedoyo. Properti ini memberikan kemudahan akses ke atraksi menarik dan pilihan restoran yang menggoda selera. Jangan lewatkan kunjungan kamu ke Baron Beach sebelum kembali pulang.

Nikmati kemudahan dengan tersedianya restoran di properti. Waktu check-in mulai pukul 14.00 dan check-out pukul 11.30. Fasilitas yang tersedia meliputi shuttle bandara, penyewaan sepeda, tempat parkir mobil, layanan shuttle, fasilitas BBQ, check-in/check-out pribadi, check-in 24 jam, dan layanan kamar 24 jam.

KeteranganKapasitasHarga
1 Kamar2 OrangRp 216.000 per malam

Mencoba Makanan Khas Yogyakarta Yang Menggugah Selera

Yogyakarta, Indonesia, memiliki beragam makanan khas yang lezat dan unik. Berikut beberapa contoh makanan khas Yogyakarta:

Mencoba Makanan Khas Yogyakarta Yang Menggugah Selera

    • Krecek: Krecek adalah hidangan khas Yogyakarta yang terbuat dari jeroan sapi yang dimasak dengan kuah kental berbumbu. Biasanya disajikan dengan nasi atau sebagai pelengkap gudeg.
    • Bakmi Jawa: Bakmi Jawa adalah mie goreng khas Jawa Tengah dan Yogyakarta yang dimasak dengan bumbu khas dan biasanya disajikan dengan irisan ayam, tauge, sayuran, dan kerupuk.
    • Gudeg: Salah satu makanan khas Yogyakarta yang paling terkenal. Gudeg adalah masakan khas Jawa yang terbuat dari nangka muda yang dimasak dalam santan dengan tambahan gula merah dan rempah-rempah. Biasanya disajikan dengan ayam, telur, dan krecek (kulit sapi) sebagai pelengkap.
    • Bakpia: Camilan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang diisi dengan berbagai jenis isian seperti kacang hijau, wijen, atau kacang tanah yang kemudian dipanggang. Bakpia ini sangat populer sebagai oleh-oleh dari Yogyakarta.
    • Soto Kadipiro: Soto adalah sup khas Indonesia yang memiliki berbagai variasi di setiap daerah. Soto Kadipiro adalah salah satu jenis soto yang populer di Yogyakarta. Biasanya terbuat dari daging ayam atau sapi yang dimasak dalam kuah kaldu dengan tambahan rempah-rempah, kemudian disajikan dengan nasi, tauge, daun seledri, dan kerupuk.
    • Sate Klathak: Sate Klathak adalah versi sate yang unik dari Yogyakarta. Daging yang digunakan adalah daging kambing yang dipotong besar-besar (klathak) kemudian ditusuk dan dipanggang. Sate Klathak biasanya disajikan dengan bumbu kacang dan lontong.
    • Wedang Uwuh: Minuman tradisional khas Yogyakarta yang terbuat dari campuran rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, jahe, dan daun pandan yang direbus dengan air dan gula merah. Wedang Uwuh sering diminum untuk menghangatkan tubuh, terutama di musim hujan atau cuaca dingin.
    • Angkringan: Meskipun bukan makanan khas, angkringan adalah tempat makan yang sangat populer di Yogyakarta. Angkringan adalah warung kecil yang menyajikan berbagai macam makanan ringan dan minuman, seperti nasi kucing (nasi kecil yang dibungkus dalam daun pisang), sate, gorengan, teh poci, dan kopi.

Kesimpulan

Bermain di area air terjun, menuruni tebing secara manual atau rappelling, menikmati terbenamnya matahari, mengambil jepretan foto atau video, bermalam di tenda, dan makan bersama adalah kegiatan yang bisa kamu lakukan di sekitar Pantai Jogan.

Trek menuju pantai ini sendiri sudah bisa dikatakan sebagai tantangan awal sebelum menuju ke tantangan selanjutnya yaitu menuruni air terjun, menuruni tebing, dan naik ke tebing tersembunyi untuk memburu sunset.

Datang ke pantai ini adalah sebuah tantangan untuk menyusuri tempat tersembunyi dengan kurang fasilitas tapi bisa menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indahnya.

Mari siapkan fisik dan adrenalin kamu agar bisa datang ke pantai dengan batu-batu karangnya yang terbentuk sempurna menyatu dengan tebingnya

You might also like